« Di Bawah Satu Bendera, Bersatu Adalah Jawabannya »

Published in: on Juni 4, 2008 at 2:45 pm  Comments (2)  

Untuk Teman….

Kadang aku tak tahu
Apa yang slalu menjadi inginku
Hasrat hidupku ini
Telah hilang oleh sepi

Darahku seakan membeku
Mengingat dosa-dosaku pada-Mu
Apakah ini hanya mimpi
Ku tak sanggup bayangkan lagi

Bimbinglah aku Tuhan
Tuk temukan kasih yang sejati
Ajari aku Tuhan
Tuk menjaga ketegaran ini

Kubiarkan semua berlalu
Agar musnah oleh waktu
Ku hanya bisa berlari
Walau ku tahu maut menanti

Akankah kupahami maksud-Mu
Menjadikan semuanya satu
Segala sakit yang telah ku alami
Membuatku siap untuk mati

Bimbinglah aku Tuhan
Tuk temukan damai yang sejati
Ajari aku Tuhan
Tuk nikmati sisa nafas ini

Untuk Robby yang sedang melawan kanker otak
Berjuanglah Sobat!

Published in: on Mei 31, 2008 at 6:20 pm  Tinggalkan sebuah Komentar  
Tags:

« Soeharto? Jelas Bukan Pahlawan! »

Hallo semua!!! Judul di atas keliatan provakatif banget ya? He4….Sebenarnya tulisan saya kali ini diadaptasi dari komentar saya di sebuah forum beberapa bulan lalu, yang kebetulan lagi membahas topik tentang “Pemberian Gelar Pahlawan Kepada Almarhum Suharto”. Waktu itu bisa dibilang komentar-komentar saya terlihat sangat tidak berdasar karena kebetulan saya browsingnya pakai telepon genggam, jadi waktu saya mau jelaskan panjang lebar tentang argumen saya, rasanya males banget karena tangan saya sudah capek, apalagi telepon genggam saya pakai layar sentuh, pokoknya ngga enak banget lah ngetik pake stylus.
Nah, di signature saya yang ada di forum itu saya tuliskan alamat email saya yang ada di Yahoo!, berhubung selama ini saya lebih sering pakai emal saya yang ada di gmail, saya jadi lupa dan ngga pernah nge-cek email saya yang di Yahoo! (orang bego, jangan ditiru!). Trus, semalam pas mau ber-YM-ria, saya jadi inget kalau punya email di Yahoo!. Akhirnya pas saya cek, ternyata ada beberapa anggota forum yang meng-email saya seputar komentar saya waktu itu. Berhubung topiknya sudah basi kalau saya postingkan di forum, mending saya tulis di sini aja deh, lumayan buat menuh-menuhin….:-)

Jadi, setelah beberapa saat setelah meninggalnya Suharto. Pemerintah dan beberapa kader Golkar berencana memberikan gelar pahlawan pada Suharto. Bak gayung bersambut reaksi dari berbagai pihak pun bertebaran. Ada pro ada kontra..
(lebih…)

« 666 Bukan Angka Setan »

Hari ini saya sangat bingung sekali mau melakukan kegiatan apa, tidak ada ide untuk tempat tujuan beraktivitas, apalagi ‘kesehatan; dompet juga sedang tidak baik hehehe….

Saya coba untuk membuat tulisan untuk blog, tapi juga nggak ada ide. Akhirnya saya putuskan untuk mempostingkan jawaban atas email dari kawan saya yang kebetulan berada di luar negeri, menjawab pertanyaannya seputar angka 666 dalam Wahyu 13 yang sempat menjadi topik panas belakangan ini di beberapa tulisan di wordpress karena berhubungan dengan yang namanya AXIS. Dan sebenarnya pun saya juga tidak bisa menjawab pertanyaan tersebut karena pengetahuan tentang teologi Katholik saya terbatas, namun saya mencoba untuk menguraikan apa yang ada di pikiran saya berdasarkan informasi yang saya kumpulkan dari berbagai sumber.

 

Beberapa minggu terakhir ini, sangat heboh tentang suatu produk komunikasi yang bernama AXIS. Banyak yang menganggap AXIS adalah produk setan. Penilaian tersebut bukannya asal tuduh. Mereka melihat komponen dari promo AXIS tersebut banyak yang mengandung angka 6, yang ditengarai sebagai angka setan/iblis atau antiKristus di mana angka tersebut telah tertulis dalam kitab Wahyu 13:18 pada Alkitab. Dan juga nama “AXIS” kalau dibalik didapatkan kata “SIXA” atau dibaca “siksa”. Dan banyak sekali hal-hal yang berhubungan dengan AXIS yang memang bisa dibilang menjatuhkan AXIS karena menggambarkan hal-hal yang berbau setan (mistis).

Saya tidak akan menguraikan panjang lebar tentang kontroversial AXIS, karena memang sudah banyak sekali artikel yang khusus mendiskusikan tentang AXIS. Tapi saya akan mencoba membicarakan sedikit saja tentang angka 666 dalam Wahyu Rasul Yohanes.

  (lebih…)

« Sekapoer Sierieh »

Mungkin ini yang namanya menjilat ludah sendiri. Belum hilang dari ingatanku, beberapa bulan yang lalu aku sering sekali meng’under estimate’ & mendiskreditkan temen2ku yang hobi ngeblog (maaf kan aku!hue…). Entah mengapa kenapa aku bisa seperti itu -_-a
Lalu tiba2 secara mengenaskan, cewekku (sekarang udah mantan) yang selama ini kukenal pendiam, adem ayem seperti embun dipagi hari, ternyata seorang blogger….wadefak…?
Ya mau gimana lagi, sebagai seorang kekasih yang baik hati & tidak sombong (ngarep…). Mau ga mau aku harus bantuin cewekku cari inspirasi buat tulisannya kalo dia lagi blank.
Yup, mungkin kayak orang Jawa bilang ‘witing tresno jalaran saka kulina’. Karena sering liat cewekku (sekarang udah mantan) ngeblog, kemudian muncul lah benih2 cinta di hatiku (ihh gila bahasanya…) pada dunia blogging ini. Tapi cinta ini begitu membingungkanku, membuat kepalaku mual2, perut pusing, makan ga nyenyak tidur ga enak, dan akhirnya membuatku ingin ke toilet, tapi tertahan….di jantung (loh…?).
Finally, setelah melalui pemikiran yang panjang & sempat menjadi perdebatan sengit di kalangan DPR (walah…), maka lahirlah dhamastya.co.nr™ (plok…plok…plok…dengan diiringi alunan orkestra yang mendayu-dayu, hue…).

Uhmm mungkin sekian cuap-cuap atau lebih tepatnya racauan ga jelas dariku, semoga blog ini bisa menyalurkan bakatku yang suka ngutil permen.

VIVA BLOGGER & BATAGOR !!!!

Published in: on Mei 2, 2008 at 2:05 am  Tinggalkan sebuah Komentar