« Apa itu Filsafat? »

Banyak orang mempunyai hobi. Sebagian suka mengoleksi perangko, ada juga juga yang suka mengoleksi motor gedhe, bahkan ada yang suka menghabiskan waktunya dengan olah raga kegemarannya.

Banyak orang senang membaca. Namun selera membaca itu berbeda-beda. Sebagian orang hanya membaca koran atau komik, sebagian suka membaca novel, adapun yang menyukai bacaan-bacaan porno (gue banget tuh!), dan masih banyak lagi jenis bacaan yang populer.

Jika saya kebetulan tertarik dengan anjing atau game-online, saya tidak bisa memaksa orang lain untuk ikut menyukai kesenangan saya. Jika saya suka nonton empat mata, saya harus menyadari bahwa mungkin ada orang lain yang menganggap Tukul itu membosankan.

Tidak adakah sesuatu yang memikat hati kita semua? Tidak adakah sesuatu yang menyangkut kepentingan semua orang (tidak peduli siapa mereka atau di mana mereka tinggal di dunia ini)? Ya, pasti ada.

Apakah hal yang terpenting dalam kehidupan? Jika kita bertanya kepada seseorang yang kelaparan, jawabannya pasti makanan. Jika kita bertanya kepada seseorang yang sedang kedinginan, pasti jawabannya adalah kehangatan. Kalau kita ajukan pertanyaan yang sama kepada seorang jomblo (curhat nih….), pastilah pacar/pasangan adalah hal yang menjadi jawabannya.

Namun jika kebutuhan-kebutuhan dasar ini telah terpenuhi, masih adakah sesuatu yang dibutuhkan semua orang? Para filosof menganggapnya ada. Mereka yakin bahwa manusia tidak dapat hidup dengan makanan semata. Sudah pasti setiap orang membutuhkan makanan. Dan setiap orang membutuhkan cinta dan perhatian. Namun ada sesuatu yang lain (lepas dari semua itu) yang dibutuhkan setiap orang, yaitu mengetahui siapakah kita dan mengapa kita ada di sini.

Tertarik pada pernyataan mengapa kita berada di sini bukanlah ketertarikan “sambil lalu” seperti mengoleksi perangko. Orang-orang yang mengajukan pertanyaan semacam itu ikut serta dalam suatu perdebatan yang telah berlangsung selama manusia hidup di atas planet ini. Bagaimana alam raya, bumi, dan kehidupan muncul merupakan suatu pertanyaan yang lebih besar dan lebih penting daripada siapa yang memenangkan Liga Champion kemaren.

 

Cara terbaik untuk mendekati filsafat, adalah dengan mengajukan beberapa pertanyaan filosofis seperti:

(lebih…)

Published in: on Mei 26, 2008 at 6:59 am  Comments (7)  
Tags: , ,